Selain Shanghai dan Beijing, Kota Xiamen merupakan salah satu destinasi yang paling diminati di Tiongkok. Terletak di pesisir tenggara Provinsi Fujian, kota pelabuhan ini menawarkan perpaduan iklim hangat, arsitektur peninggalan kolonial, dan suasana yang jauh lebih tenang dibanding kota besar lainnya.
Dalam bahasa Mandarin, Xiamen ditulis 厦门 (Xiàmén). Dalam dialek Hokkien, kota ini dikenal sebagai Amoy, nama yang selama berabad-abad dipakai dalam catatan perdagangan internasional.
Satu hal yang langsung terasa saat tiba di sini adalah keheningannya. Xiamen memberlakukan pembatasan ketat terhadap penggunaan klakson kendaraan guna menekan polusi suara, sehingga suasana kotanya terasa berbeda dari kota besar pada umumnya.
Destinasi Wisata di Kota Xiamen
Xiamen menawarkan pengalaman wisata yang beragam, mulai dari pulau bebas kendaraan bermotor hingga benteng pertahanan bersejarah. Berikut destinasi yang layak masuk dalam rencana perjalanan Anda.
Pulau Gulangyu

Gulangyu merupakan destinasi paling terkenal di Xiamen dan dapat dijangkau dengan kapal feri dari pusat kota dalam waktu singkat. Pulau ini telah ditetapkan UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia karena keunikan permukiman internasionalnya.
Keunikan utamanya adalah larangan kendaraan bermotor, sehingga satu-satunya cara menjelajahi pulau adalah dengan berjalan kaki. Kondisi ini justru menjadi daya tariknya, karena Anda dapat menyusuri lorong-lorong sempit sambil menikmati arsitektur bergaya Victoria dan Neoklasik peninggalan masa lampau tanpa terganggu suara kendaraan.
Pulau ini juga dijuluki Pulau Piano karena tradisi musiknya yang sangat kuat dan tingginya kepemilikan piano di kalangan penduduknya. Bahkan terdapat museum piano di sini. Suara denting piano dari jendela rumah-rumah tua kerap menemani langkah wisatawan.
Lokasi Pulau Gulangyu
Zengcuo’an

Zengcuo’an merupakan desa pesisir yang letaknya tidak jauh dari pusat kota. Dahulu tempat ini hanya desa nelayan sederhana, namun kini berkembang menjadi salah satu kawasan paling hidup di Xiamen.
Sepanjang jalan pesisirnya kini dipenuhi penginapan bergaya butik, kedai kopi, galeri seni, dan gerai makanan laut. Di sini Anda dapat mencicipi jajanan khas Fujian seperti telur dadar tiram, sekaligus berburu kerajinan tangan sebagai buah tangan.
Suasananya yang santai menjadikan kawasan ini favorit kalangan muda dan seniman lokal, terutama menjelang matahari terbenam.
Lokasi Zengcuo’an
Jembatan Yanwu
Jembatan Yanwu dikenal sebagai jembatan pesisir berketinggian rendah yang dibangun mengikuti garis pantai. Desainnya yang melengkung membuatnya tampak menyatu dengan permukaan laut.
Waktu terbaik berkunjung adalah malam hari, ketika lampu jembatan menyala dan pantulannya terlihat di permukaan air. Dari atas jembatan, Anda dapat melihat gedung pencakar langit di satu sisi dan siluet Pulau Gulangyu di sisi lainnya. Kawasan ini menjadi salah satu titik favorit untuk mengabadikan panorama kota.
Lokasi Jembatan Yanwu
Benteng Meriam Hulishan

Bagi peminat wisata sejarah, Benteng Hulishan merupakan tujuan yang menarik. Dibangun pada masa Dinasti Qing, benteng ini merupakan bagian dari sistem pertahanan pantai Xiamen.
Daya tarik utamanya adalah meriam raksasa buatan Krupp dari Jerman yang masih terjaga hingga kini, dan termasuk salah satu meriam pantai berukuran besar yang masih bertahan di dunia. Lokasinya di atas bukit menghadap laut lepas, sehingga pemandangannya pun memukau.
Di sekitar benteng terdapat museum serta area taman yang nyaman untuk bersantai sambil menikmati angin laut.
Lokasi Benteng Meriam Hulishan
Zhongshan Road
Zhongshan Road merupakan kawasan pejalan kaki di jantung kota tua Xiamen. Jalur sepanjang sekitar satu kilometer ini dihiasi bangunan bergaya Qilou, yaitu arsitektur beranda berbalkon yang memadukan unsur Tiongkok dan Barat.
Gaya arsitektur ini juga banyak dijumpai di kota-kota pesisir lain, termasuk di sejumlah kawasan pecinan di Asia Tenggara, sehingga bagi sebagian pengunjung Indonesia suasananya terasa cukup akrab.
Di sepanjang jalannya berjajar toko, pusat perbelanjaan, dan gerai kuliner. Jika Anda pernah menyusuri kawasan serupa, simak pula ulasan tentang kampus dan destinasi wisata di Kota Guangzhou.
Lokasi Zhongshan Road
Pilihan Universitas di Kota Xiamen
Xiamen bukan hanya kota wisata, melainkan juga salah satu pusat pendidikan tinggi di kawasan tenggara Tiongkok. Berikut tiga universitas yang menerima mahasiswa internasional.
Universitas Xiamen
Universitas Xiamen atau 厦门大学 (Xiàmén Dàxué) didirikan pada 1921 oleh Tan Kah Kee, atau dalam bahasa Mandarin dikenal sebagai Chen Jiageng, seorang tokoh Tionghoa perantauan asal Fujian yang membangun usahanya di Asia Tenggara.
Inilah universitas pertama di Tiongkok yang didirikan oleh seorang Tionghoa perantauan, dan hal itu menjadikannya memiliki kedudukan khusus dalam sejarah pendidikan modern Tiongkok. Kampus ini termasuk dalam jajaran universitas unggulan nasional melalui program pembinaan pemerintah, dan bahkan telah membuka kampus cabang di Malaysia.
Kampusnya kerap disebut sebagai salah satu yang terindah di Tiongkok, karena terletak di kaki bukit hijau, berbatasan langsung dengan pantai, serta memiliki danau di tengahnya. Universitas ini menyelenggarakan program sarjana hingga doktoral, dengan bahasa pengantar Mandarin serta sejumlah program internasional berbahasa Inggris.
Jimei University
Berlokasi di Distrik Jimei, universitas ini juga berakar pada karya Tan Kah Kee. Cikal bakalnya adalah sekolah keguruan yang didirikan pada 1918, disusul bagian perikanan dan perniagaan dua tahun kemudian.
Bentuknya sebagai universitas seperti sekarang terwujud pada 1994, melalui penggabungan lima institusi pendidikan yang sebelumnya berdiri sendiri. Jadi meski namanya relatif baru, akar sejarahnya justru telah melampaui satu abad.
Jimei dikenal kuat di bidang kemaritiman, perikanan, dan keguruan, serta menyelenggarakan program sarjana hingga doktoral. Kawasan Jimei sendiri menarik dikunjungi karena arsitekturnya yang khas, memadukan gaya Tiongkok tradisional dengan unsur Barat.
Xiamen University of Technology
Berdiri sejak 1981, Xiamen University of Technology merupakan universitas yang berfokus pada bidang teknik terapan dan teknologi. Kampus ini menjalin keterkaitan erat dengan sektor industri di kawasan Xiamen.
Bahasa pengantar yang digunakan mencakup Mandarin dan Inggris, sehingga terbuka bagi mahasiswa internasional. Fasilitasnya meliputi perpustakaan, laboratorium, kelas bahasa, serta sarana olahraga.
“Xiamen sering jadi pilihan yang menarik buat siswa kami, terutama yang berlatar Tionghoa Hokkien. Banyak yang cerita, begitu sampai sana mereka justru menemukan kemiripan dengan istilah yang dipakai di rumah. Rasanya jadi lebih cepat betah. Ditambah biayanya jauh lebih masuk akal dibanding Shanghai, kota ini layak masuk daftar pertimbangan.”
— Veby Millian, CEO and Co-founder BRCC Indonesia
Mengapa Xiamen Layak Dipertimbangkan

Kualitas udara yang relatif baik. Xiamen dikenal memiliki kualitas udara yang lebih baik dibanding banyak kota besar lain di Tiongkok, sehingga langit cerah lebih sering dijumpai.
Biaya hidup lebih terjangkau. Dibandingkan Beijing atau Shanghai, biaya hidup di Xiamen jauh lebih bersahabat, sementara fasilitas publiknya tetap memadai.
Kedekatan budaya dengan Indonesia. Inilah keunggulan yang paling terasa bagi pelajar Indonesia. Fujian merupakan daerah asal sebagian besar komunitas Tionghoa di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dan dialek Hokkien masih banyak digunakan di sini.
Banyak kosakata dalam bahasa Indonesia yang berasal dari dialek Hokkien, terutama istilah kuliner. Kata seperti bakcang, bakso, dan bakmi memuat unsur yang sama, seperti diulas pada artikel tentang bacang, hidangan penuh sejarah dari Tiongkok.
Transportasi publik yang tertata. Xiamen memiliki jalur bus cepat dengan lintasan khusus serta jaringan kereta perkotaan, sehingga perpindahan antartempat cukup mudah dan terjangkau.
Persiapan Kuliah di Xiamen
Bila Anda mempertimbangkan Xiamen sebagai tujuan studi, berikut hal yang perlu disiapkan.
Persyaratan akademik terbaru. Sejak tahun akademik 2026/2027, calon mahasiswa internasional jenjang sarjana umumnya perlu mengikuti China Scholastic Competency Assessment atau CSCA, terutama bagi pelamar beasiswa pemerintah Tiongkok. Pelajari ketentuannya melalui artikel tentang apa itu CSCA.
Kemampuan bahasa Mandarin. Sebagian besar program menggunakan bahasa pengantar Mandarin dan mensyaratkan sertifikat HSK. Perlu diketahui pula, meski dialek Hokkien masih hidup di Xiamen, bahasa resmi dalam pendidikan dan urusan formal tetap Mandarin.
Perhitungan biaya. Susun perhitungan realistis mencakup akomodasi, makan, transportasi, dan asuransi. Untuk gambaran berkas dan ketentuan pendaftaran, simak panduan persyaratan masuk universitas di China.
Pertanyaan Seputar Kota Xiamen
Kapan waktu terbaik berkunjung ke Xiamen?
Musim gugur sekitar Oktober hingga Desember umumnya paling nyaman, dengan cuaca hangat dan kelembapan yang lebih rendah. Musim panas cukup terik dan merupakan periode rawan angin topan, sementara musim semi cenderung lembap. Sebaiknya hindari periode libur nasional Tiongkok karena Gulangyu sangat padat.
Berapa lama sebaiknya berada di Xiamen?
Tiga hingga empat hari umumnya memadai. Alokasikan satu hari penuh khusus untuk Gulangyu, mengingat pulau ini hanya dapat dijelajahi dengan berjalan kaki. Sisanya cukup untuk kawasan kota tua, benteng, dan pesisir.
Apakah perlu memesan tiket Gulangyu terlebih dahulu?
Sangat disarankan, terutama pada akhir pekan dan musim liburan. Jumlah pengunjung harian pulau ini dibatasi, dan tiket feri kerap habis jauh sebelum keberangkatan. Sebaiknya periksa ketentuan pemesanan terbaru sebelum berkunjung.
Apakah bahasa Hokkien di Xiamen sama dengan yang dipakai di Indonesia?
Berkerabat, namun tidak sepenuhnya sama. Hokkien yang berkembang di Indonesia telah menyerap banyak unsur lokal dan mengalami perubahan selama beberapa generasi. Sebagian kosakata mungkin terasa akrab, tetapi untuk keperluan pendidikan dan urusan formal, bahasa Mandarin tetap menjadi bahasa utama.
Apakah kuliah di Xiamen cocok untuk mahasiswa Indonesia?
Cocok, terutama bagi yang mencari kota dengan biaya hidup lebih terjangkau, iklim hangat, dan suasana yang tidak terlalu padat. Kedekatan historis dan budaya kawasan Fujian dengan Asia Tenggara juga membuat proses adaptasi sering terasa lebih mudah.
Memulai Persiapan Anda
Xiamen menawarkan keseimbangan antara kenyamanan kota modern dan ketenangan lingkungan yang mendukung untuk belajar. Bagi pelajar Indonesia, kedekatan budayanya dengan kawasan asal banyak komunitas Tionghoa di tanah air menjadi nilai tambah tersendiri.
Belt and Road Chinese Center (BRCC) Indonesia menyediakan kursus bahasa Mandarin dari tingkat dasar hingga lanjutan, termasuk program persiapan CSCA bagi calon mahasiswa jenjang sarjana. Silakan berkonsultasi dengan tim kami untuk menyusun rencana persiapan yang sesuai.
Ditinjau dan diperbarui oleh Tim Konten BRCC Indonesia pada tanggal 27 Agustus 2026. Artikel ini membahas Kota Xiamen di Provinsi Fujian, mencakup destinasi wisata seperti Pulau Gulangyu, Zengcuo’an, Jembatan Yanwu, Benteng Hulishan, dan Zhongshan Road, pilihan universitas beserta latar sejarahnya, kedekatan budaya kawasan Fujian dengan Asia Tenggara, serta persiapan bagi calon mahasiswa internasional. Informasi wisata dan ketentuan studi dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga disarankan melakukan konfirmasi terkini.