Jakarta, 10 Agustus 2026. Belt and Road Chinese Center (BRCC) Indonesia menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Penandatanganan ini berlangsung dalam rangkaian pelantikan Pengurus Ikatan Alumni Universitas Satya Negara Indonesia (ILUSNI) periode 2026 sampai 2029, yang digelar di Auditorium USNI, Jalan Arteri Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kerja sama ini menjadi wujud nyata komitmen BRCC Indonesia dalam memperluas jembatan pendidikan dan peluang antara dunia usaha, profesi, dan perguruan tinggi. Melalui kolaborasi dengan USNI, BRCC Indonesia berupaya membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa dan alumni untuk mengembangkan keterampilan, khususnya di bidang bahasa Mandarin yang semakin dibutuhkan di dunia kerja global.
Kolaborasi BRCC Indonesia dan USNI
Penandatanganan MoU antara BRCC Indonesia dan USNI menandai dimulainya kemitraan yang diharapkan memberikan manfaat konkret bagi kedua belah pihak. BRCC Indonesia diwakili oleh Mario Agustian Lasut, General Manager BRCC Indonesia, yang hadir langsung dalam acara tersebut.
Kerja sama ini mencakup pengembangan program pendidikan bahasa Mandarin, peluang pelatihan, serta berbagai inisiatif yang menghubungkan mahasiswa dan alumni dengan kesempatan di dunia kerja maupun kewirausahaan. Dengan menggabungkan keahlian BRCC Indonesia di bidang pendidikan bahasa Mandarin dan jejaring luas USNI di dunia akademik, kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul.
Sebagai lembaga yang fokus pada pendidikan bahasa Mandarin dan penguatan hubungan Indonesia dengan Tiongkok, BRCC Indonesia memandang kemitraan dengan perguruan tinggi sebagai langkah penting. Melalui kerja sama semacam ini, keterampilan bahasa Mandarin dapat diperkenalkan lebih dekat kepada mahasiswa, membuka peluang karier di perusahaan yang membutuhkan kemampuan komunikasi lintas bahasa.
Rangkaian Pelantikan Pengurus ILUSNI Periode 2026 sampai 2029
Penandatanganan MoU ini menjadi bagian dari rangkaian acara pelantikan Pengurus ILUSNI periode 2026 sampai 2029. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 sampai 11.30 WIB tersebut menandai dimulainya masa kerja kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Panca Lucky selaku Ketua Umum ILUSNI.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi ILUSNI untuk memperkuat hubungan antar-alumni sekaligus menentukan arah strategis organisasi untuk tiga tahun ke depan. Melalui kepengurusan baru, ILUSNI diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi antar-alumni serta mempererat hubungan dengan almamater, Universitas Satya Negara Indonesia.
Talkshow Panel Lintas Sektor
Setelah prosesi pelantikan, acara dilanjutkan dengan sesi talkshow panel pada pukul 10.00 sampai 11.30 WIB yang mengangkat tema “Kolaborasi Profesional, Kewirausahaan, dan Pendidikan dalam Membangun Ekosistem Berdampak Bagi Masyarakat”. Sesi ini dipandu langsung oleh Panca Lucky sebagai moderator.
Talkshow menghadirkan sejumlah pimpinan organisasi strategis sebagai pembicara, yaitu M. Hadi Nainggolan selaku Wakil Ketua Umum ASPEBINDO, Dzaki Adinda Husna selaku Ketua Umum BPC HIPMI Jakarta Selatan, Yossa Setiadi selaku Ketua Umum Billionaire Mindset, dan Azka Aufary Ramli selaku Ketua Umum DPC HIPPI Jakarta Selatan.
Dalam sesi tersebut, para pembicara membahas penggabungan keahlian profesional dengan pengembangan semangat kewirausahaan serta inovasi di kalangan lulusan. Keterlibatan organisasi mitra seperti ASPEBINDO, HIPMI Jakarta Selatan, HIPPI Jakarta Selatan, dan Billionaire Mindset menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem yang berdampak bagi masyarakat.
Penguatan Kolaborasi Dunia Usaha, Profesi, dan Pendidikan
Selain kerja sama antara BRCC Indonesia dan USNI, rangkaian acara ini juga menghasilkan penandatanganan MoU antara BPC HIPMI Jakarta Selatan dengan USNI. Kedua kerja sama tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi antara pengusaha, insan profesional, dan dunia pendidikan di DKI Jakarta.
Talkshow dan penandatanganan MoU ini menekankan peningkatan kerja sama yang berkelanjutan antara lulusan dan civitas akademika. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan sekaligus membuka peluang karier dan wirausaha bagi mahasiswa maupun alumni.
Dengan demikian, kolaborasi antara lulusan, organisasi profesi dan pengusaha, serta civitas akademika dapat memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi lingkungan pendidikan maupun masyarakat umum. Bagi BRCC Indonesia, kemitraan ini menjadi langkah strategis untuk terus memperluas dampak pendidikan bahasa Mandarin hingga ke lingkungan perguruan tinggi.
Bagi institusi pendidikan, organisasi, atau perusahaan yang tertarik menjalin kerja sama serupa, BRCC Indonesia membuka peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan bahasa Mandarin. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan kemitraan, termasuk kursus bahasa Mandarin, silakan hubungi tim BRCC Indonesia.
Ditinjau dan diperbarui oleh Tim Konten BRCC Indonesia pada tanggal 13 Agustus 2026. Artikel ini mendokumentasikan penandatanganan MoU antara BRCC Indonesia dan Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) dalam rangkaian pelantikan Pengurus ILUSNI periode 2026 sampai 2029 di Jakarta pada 10 Agustus 2026, yang juga dirangkai dengan talkshow panel lintas sektor bersama ASPEBINDO, HIPMI Jakarta Selatan, HIPPI Jakarta Selatan, dan Billionaire Mindset.



