Persiapan CSCA: Waktu Belajar dan Materi yang Perlu Disiapkan

Sejak CSCA mulai diberlakukan sebagai syarat pendaftaran jenjang sarjana di Tiongkok, pertanyaan yang paling sering muncul adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mempersiapkannya, dan apa saja sebenarnya yang perlu dipelajari.

Sebagai pengantar singkat, China Scholastic Competency Assessment merupakan tes standar untuk mengukur kesiapan akademik calon mahasiswa internasional jenjang sarjana. Penjelasan lengkap mengenai apa itu CSCA, siapa yang wajib mengikutinya, dan bagaimana kedudukannya dalam proses pendaftaran dapat Anda simak pada artikel tentang apa itu CSCA.

Artikel ini fokus pada sisi persiapannya, mulai dari mata ujian yang perlu disiapkan, tingkat kesulitannya, perkiraan waktu belajar, hingga kapan sebaiknya Anda mengambil ujiannya.

Mata Ujian yang Perlu Dipersiapkan

Hal pertama yang perlu dipahami, tidak semua pendaftar mengikuti mata ujian yang sama. Cakupannya bergantung pada jurusan yang dituju dan bahasa pengantar program yang Anda pilih.

Mata Ujian Ketentuan Perkiraan Durasi
Bahasa Mandarin Profesional Untuk pendaftar program berbahasa pengantar Mandarin Sekitar 90 menit
Matematika Umumnya wajib bagi seluruh pendaftar Sekitar 60 menit
Fisika Menyesuaikan rumpun jurusan yang dituju Sekitar 60 menit
Kimia Menyesuaikan rumpun jurusan yang dituju Sekitar 60 menit

Ada dua hal penting yang perlu dicatat dari tabel tersebut.

Bahasa Mandarin Profesional memiliki dua aliran. Tersedia versi untuk rumpun sosial humaniora dan versi untuk rumpun sains teknologi, dengan kosakata serta jenis bacaan yang disesuaikan. Pastikan Anda menyiapkan aliran yang sesuai dengan jurusan tujuan.

Mata ujian dasar dapat dikerjakan dalam bahasa Inggris. Matematika, fisika, dan kimia umumnya tersedia dalam pilihan bahasa Mandarin maupun Inggris. Ini kabar baik bagi pendaftar Indonesia, karena istilah teknis dalam bahasa Inggris umumnya lebih akrab bagi lulusan SMA di sini.

Bagi pendaftar program berbahasa pengantar Inggris, komponen Bahasa Mandarin Profesional umumnya tidak diperlukan. Namun ketentuan tiap kampus dapat berbeda, jadi sebaiknya konfirmasikan langsung ke program tujuan Anda.

Seberapa Sulit Materinya?

Inilah pertanyaan yang paling menentukan perkiraan waktu belajar Anda. Secara umum, tingkat kesulitannya disetarakan dengan lulusan sekolah menengah atas di Tiongkok.

Untuk matematika, cakupannya meliputi aljabar, geometri, trigonometri, serta peluang dan statistika. Sebagian besar materi ini sudah pernah dipelajari siswa SMA di Indonesia, sehingga yang dibutuhkan lebih banyak berupa penyegaran dan pembiasaan format soal, bukan mempelajari konsep dari nol.

Untuk fisika dan kimia, cakupannya mencakup mekanika, kelistrikan, reaksi kimia, dan struktur molekul. Sama seperti matematika, materinya beririsan cukup banyak dengan kurikulum SMA di Indonesia.

Untuk Bahasa Mandarin Profesional, inilah yang biasanya paling menantang bagi pendaftar Indonesia. Yang diuji bukan percakapan sehari-hari, melainkan kemampuan memahami bacaan bernuansa akademik. Sebagai gambaran kasar, dibutuhkan penguasaan setara HSK 4 hingga 5 ditambah kemampuan membaca teks yang lebih padat.

Perlu diluruskan satu hal yang sering keliru dipahami. CSCA berbeda dari Gaokao yang diperuntukkan bagi warga negara Tiongkok, dan juga berbeda dari HSK yang hanya mengukur kemampuan berbahasa. CSCA mengukur kesiapan akademik secara menyeluruh.

Berapa Lama Waktu Belajar yang Dibutuhkan?

Tidak ada angka tunggal yang berlaku untuk semua orang, karena titik awal setiap pendaftar berbeda. Namun berikut gambaran yang dapat dijadikan acuan.

Kondisi Awal Fokus Persiapan Perkiraan Waktu
Sudah setara HSK 5, akademik kuat Pembiasaan format dan latihan soal Beberapa bulan
Setara HSK 3 atau 4 Bacaan akademik dan kosakata bidang studi Sekitar setengah tahun hingga setahun
Belum menguasai bahasa Mandarin Membangun fondasi bahasa dari dasar Lebih dari satu tahun
Mendaftar program berbahasa Inggris Mata ujian dasar saja Beberapa bulan

Perhatikan pola yang muncul dari tabel tersebut. Kemampuan bahasa Mandarin adalah faktor yang paling menentukan lama persiapan. Bagi yang sudah memiliki fondasi bahasa, sisanya relatif dapat dikejar. Bagi yang belum, di situlah sebagian besar waktu akan terpakai.

Karena itu, bila Anda baru merencanakan studi ke Tiongkok dan belum menguasai bahasa Mandarin sama sekali, sebaiknya mulai dari bahasanya terlebih dahulu, bukan dari latihan soal CSCA.

Kapan Sebaiknya Mengambil Ujiannya?

Bagian ini sering diabaikan, padahal sangat menentukan kelancaran proses pendaftaran Anda.

CSCA diselenggarakan beberapa kali dalam setahun, sehingga Anda memiliki keleluasaan memilih jadwal. Namun ada dua pertimbangan penting.

Ambil jauh sebelum tenggat pendaftaran. Nilai membutuhkan waktu untuk terbit, dan berkas pendaftaran beasiswa maupun universitas memiliki batas waktu yang tegas. Mengikuti ujian terlalu mepet berisiko membuat nilai belum tersedia saat berkas harus diunggah. Sebagai patokan umum, sebaiknya ujian diambil beberapa bulan sebelum tenggat pendaftaran.

Sisakan kesempatan mengulang. Karena ujian diselenggarakan beberapa kali setahun, mengambilnya lebih awal memberi Anda ruang untuk memperbaiki nilai bila hasilnya belum sesuai harapan. Ini keuntungan yang hilang bila Anda menunda hingga menjelang tenggat.

Perhatikan zona waktu. Ujian diselenggarakan secara daring dengan pengawasan jarak jauh, dan jadwal pelaksanaannya mengikuti waktu setempat di Tiongkok. Sebagian sesi lebih ramah bagi peserta di kawasan Asia Pasifik dibanding sesi yang dirancang untuk peserta di Eropa maupun Amerika. Periksa jadwal resmi sebelum menentukan pilihan, agar Anda tidak mengerjakan ujian pada jam yang tidak ideal.

Karena jadwal dan ketentuan dapat berubah, selalu periksa informasi terbaru melalui laman resmi penyelenggara saat Anda mendaftar.

“Kesalahan yang paling sering kami temui adalah calon mahasiswa menunda CSCA sampai berkas beasiswa hampir ditutup. Padahal nilainya butuh waktu terbit, dan kalau hasilnya kurang memuaskan sudah tidak ada kesempatan mengulang. Kami selalu menyarankan hitung mundur dari tenggat pendaftaran, bukan dari kapan merasa siap.”

— Veby Millian, CEO and Co-founder BRCC Indonesia

Menyusun Rencana Belajar

Berikut urutan yang paling masuk akal untuk sebagian besar pendaftar.

Tahap pertama, pastikan fondasi bahasa. Bila kemampuan Mandarin Anda masih di bawah tingkat menengah, inilah yang perlu dibereskan lebih dahulu. Tanpa fondasi ini, latihan soal CSCA akan terasa sia-sia karena Anda kesulitan memahami soalnya, bukan materinya.

Tahap kedua, bangun kosakata akademik sesuai bidang. Kosakata yang muncul dalam CSCA berbeda dari percakapan sehari-hari. Istilah dalam bidang sains, ekonomi, atau humaniora perlu dipelajari secara khusus sesuai jurusan tujuan Anda.

Tahap ketiga, segarkan materi akademik. Tinjau kembali materi matematika, fisika, atau kimia dari jenjang SMA. Bagi yang sudah lama lulus, tahap ini biasanya membutuhkan waktu lebih panjang.

Tahap keempat, biasakan format soal. Kerjakan latihan dengan batas waktu sesuai durasi sebenarnya. Manajemen waktu sama pentingnya dengan penguasaan materi, terutama pada sesi Bahasa Mandarin Profesional yang volume bacaannya cukup padat.

Tahap kelima, lakukan uji coba teknis. Penyelenggara umumnya menyediakan simulasi menjelang hari ujian. Manfaatkan kesempatan ini untuk memastikan perangkat dan koneksi Anda berfungsi dengan baik.

Persiapan Teknis yang Sering Terlupakan

Karena ujian berlangsung daring dengan pengawasan jarak jauh, ada sisi teknis yang perlu disiapkan dan sering luput dari perhatian.

Anda memerlukan perangkat dengan kamera dan mikrofon yang berfungsi, koneksi internet yang stabil, serta ruangan yang tenang dan memenuhi ketentuan pengawasan. Sejumlah penyelenggaraan mensyaratkan lebih dari satu perangkat, satu untuk mengerjakan soal dan satu lagi untuk sudut pandang pengawasan.

Siapkan pula rencana cadangan untuk mengantisipasi gangguan listrik atau koneksi. Bagi yang tinggal di daerah dengan jaringan kurang stabil, sebaiknya pertimbangkan lokasi alternatif jauh hari sebelum hari ujian.

Pastikan pula dokumen identitas yang akan digunakan saat verifikasi sudah sesuai dengan data pendaftaran Anda.

Pertanyaan Seputar Persiapan CSCA

Berapa lama waktu ideal mempersiapkan CSCA?

Bergantung pada kemampuan bahasa Mandarin Anda saat ini. Bagi yang sudah setara HSK 5, beberapa bulan untuk pembiasaan format umumnya memadai. Bagi yang masih di tingkat menengah, perkirakan sekitar setengah tahun hingga setahun. Sementara bagi yang belum menguasai bahasa Mandarin sama sekali, dibutuhkan waktu lebih dari satu tahun karena fondasi bahasanya perlu dibangun lebih dahulu.

Apakah CSCA sama dengan HSK?

Berbeda. HSK mengukur kemampuan berbahasa Mandarin, sedangkan CSCA mengukur kesiapan akademik yang mencakup matematika serta mata ujian sesuai rumpun jurusan, di samping komponen bahasa Mandarin akademik. Banyak universitas mensyaratkan keduanya sekaligus, sehingga sebaiknya dipersiapkan beriringan. Penjelasan mengenai HSK tersedia pada artikel tentang apa itu HSK.

Apakah bisa mengerjakan CSCA dalam bahasa Inggris?

Untuk mata ujian dasar seperti matematika, fisika, dan kimia, umumnya tersedia pilihan bahasa Inggris. Namun komponen Bahasa Mandarin Profesional tentu hanya tersedia dalam bahasa Mandarin. Bagi pendaftar program berbahasa pengantar Inggris, komponen tersebut umumnya tidak diperlukan.

Bolehkah mengulang CSCA bila hasilnya kurang memuaskan?

Karena ujian diselenggarakan beberapa kali dalam setahun, Anda dapat mengikutinya kembali pada jadwal berikutnya. Inilah alasan mengapa mengambil ujian lebih awal sangat dianjurkan, agar tersedia ruang untuk memperbaiki nilai sebelum tenggat pendaftaran tiba.

Apakah lulusan SMA jurusan IPS bisa mengikuti CSCA?

Bisa. Mata ujian yang diambil disesuaikan dengan rumpun jurusan yang dituju, dan tersedia aliran Bahasa Mandarin Profesional untuk rumpun sosial humaniora. Pastikan Anda memeriksa mata ujian apa saja yang disyaratkan program tujuan Anda sebelum menyusun rencana belajar.

Menyiapkan Diri secara Terarah

Dari seluruh komponen CSCA, kemampuan bahasa Mandarin akademik biasanya menjadi bagian yang paling menuntut waktu bagi pendaftar Indonesia. Materi akademik seperti matematika dan sains umumnya sudah beririsan dengan kurikulum SMA, sehingga lebih banyak berupa penyegaran.

Karena itu, semakin awal Anda membangun fondasi bahasa, semakin ringan persiapan CSCA nantinya. Belt and Road Chinese Center (BRCC) Indonesia menyediakan kursus bahasa Mandarin dari tingkat dasar hingga lanjutan, serta program persiapan CSCA bagi calon mahasiswa jenjang sarjana.

Untuk gambaran berkas dan ketentuan pendaftaran lainnya, simak pula panduan persyaratan masuk universitas di China.


Ditinjau dan diperbarui oleh Tim Konten BRCC Indonesia pada tanggal 30 September 2026. Artikel ini membahas persiapan CSCA, mencakup mata ujian yang perlu disiapkan beserta ketentuannya, tingkat kesulitan materi, perkiraan waktu belajar sesuai kondisi awal pendaftar, strategi menentukan waktu ujian, tahapan menyusun rencana belajar, serta persiapan teknis untuk ujian daring. Ketentuan mata ujian, jadwal, dan persyaratan universitas dapat berbeda serta sewaktu-waktu diperbarui, sehingga disarankan mengonfirmasi langsung melalui laman resmi penyelenggara dan program tujuan Anda.