
Semarang, 5 Agustus 2026. Belt and Road Chinese Center (BRCC) Indonesia resmi membuka Pelatihan Mandarin Pra-Kerja Tahap I yang diselenggarakan bersama LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah. Kegiatan pembukaan berlangsung di Pondok Pesantren KH Sholeh Darat, Kota Semarang, dan diikuti oleh para peserta yang bersiap membekali diri dengan keterampilan bahasa Mandarin untuk memasuki dunia kerja.
Pelatihan ini menjadi wujud nyata sinergi antara lembaga pendidikan bahasa dan organisasi pendidikan keagamaan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang lebih siap bersaing di pasar kerja global. Bahasa Mandarin dipilih karena perannya yang semakin strategis di berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, perdagangan, hingga jasa yang terhubung dengan mitra dan investasi asal Tiongkok.
Tentang Pelatihan Mandarin Pra-Kerja
Pelatihan Mandarin Pra-Kerja dirancang khusus untuk membekali peserta dengan kemampuan berbahasa Mandarin yang aplikatif, bukan sekadar teori di kelas. Fokus program ini adalah menyiapkan peserta agar mampu berkomunikasi dalam konteks dunia kerja, memahami istilah yang relevan dengan lingkungan profesional, serta memiliki dasar bahasa yang cukup kuat untuk terus berkembang setelah pelatihan selesai.
Sebagai tahap pertama dari rangkaian program, pelatihan ini menekankan fondasi yang kokoh. Peserta diperkenalkan pada dasar-dasar bahasa Mandarin, mulai dari pelafalan, kosakata umum, hingga ungkapan yang sering digunakan dalam situasi kerja sehari-hari. Pendekatan yang digunakan bersifat interaktif, sehingga peserta tidak hanya menghafal, tetapi juga terbiasa mempraktikkan bahasa secara langsung.
Penyebutan “pra-kerja” pada nama program menegaskan tujuannya, yaitu mempersiapkan peserta sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja. Dengan bekal bahasa Mandarin, peserta diharapkan memiliki nilai tambah yang membedakan mereka dari kandidat lain, terutama di perusahaan atau sektor yang membutuhkan kemampuan komunikasi lintas bahasa.
Kolaborasi BRCC Indonesia dan LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah
Kolaborasi antara BRCC Indonesia dan LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menjadi inti dari terselenggaranya pelatihan ini. LP Ma’arif NU sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan Nahdlatul Ulama memiliki jaringan luas di lingkungan pesantren dan sekolah, sementara BRCC Indonesia membawa keahlian dalam pengajaran bahasa Mandarin serta jejaring kerja sama dengan berbagai institusi di Tiongkok.
Perpaduan kedua kekuatan ini membuka peluang besar bagi generasi muda, khususnya di lingkungan pesantren, untuk mengakses keterampilan yang selama ini mungkin terasa jauh dari jangkauan. Melalui program ini, santri dan peserta lain mendapatkan kesempatan mempelajari bahasa Mandarin secara terstruktur, langsung dari pengajar yang berpengalaman.
Kegiatan pembukaan dihadiri oleh perwakilan dari kedua lembaga, yang dalam sambutannya menyampaikan harapan agar pelatihan ini menjadi langkah awal dari kerja sama jangka panjang. Kehadiran para narasumber menegaskan komitmen bersama untuk terus mendampingi peserta hingga mereka benar-benar siap memanfaatkan keterampilan yang diperoleh.
Membekali Generasi Muda dengan Keterampilan Bahasa yang Aplikatif
Salah satu nilai penting dari pelatihan ini adalah menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. Banyak lulusan yang memiliki semangat dan potensi besar, tetapi belum memiliki keterampilan spesifik yang diminta industri. Kemampuan berbahasa Mandarin adalah salah satu keterampilan yang permintaannya terus meningkat seiring eratnya hubungan ekonomi Indonesia dengan Tiongkok.
Dengan menguasai bahasa Mandarin, peserta memiliki peluang lebih luas, tidak hanya untuk bekerja di perusahaan yang berhubungan dengan Tiongkok, tetapi juga membuka jalan menuju kesempatan magang, beasiswa, hingga studi lanjut ke luar negeri. Keterampilan bahasa ini menjadi modal yang dapat terus dikembangkan sepanjang perjalanan karier mereka.
Selain aspek bahasa, pelatihan ini juga memperkenalkan peserta pada budaya dan etika kerja yang berlaku di lingkungan profesional Tiongkok. Pemahaman lintas budaya semacam ini sering kali menjadi pembeda antara sekadar bisa berbahasa dan benar-benar mampu bekerja secara efektif dalam tim multinasional.
Suasana Pembukaan yang Penuh Semangat
Acara pembukaan berlangsung dalam suasana yang hangat sekaligus penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari sambutan pembuka hingga perkenalan dengan para pengajar. Kehadiran pengajar penutur asli bahasa Mandarin menambah rasa percaya diri peserta bahwa mereka akan belajar langsung dari sumber yang kompeten.
Interaksi antara peserta, narasumber, dan pengajar sejak hari pertama menunjukkan bahwa program ini dirancang untuk membangun keterlibatan aktif. Peserta didorong untuk tidak ragu bertanya dan mencoba, karena keberanian berlatih adalah kunci utama dalam menguasai bahasa asing.
“Bahasa Mandarin hari ini bukan lagi sekadar nilai tambah, tetapi sudah menjadi keterampilan yang membuka banyak pintu. Melalui pelatihan pra-kerja ini, kami ingin memastikan bahwa generasi muda, termasuk dari lingkungan pesantren, punya akses yang sama untuk bersaing di dunia kerja. Kolaborasi dengan LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah adalah langkah nyata untuk mewujudkan hal itu.”
— Veby Millian, CEO and Co-founder BRCC Indonesia
Harapan dan Rencana Tahap Selanjutnya
Sebagai Tahap I, pembukaan ini menandai awal dari perjalanan panjang yang direncanakan berlanjut ke tahap-tahap berikutnya. Setiap tahap dirancang untuk membangun kemampuan peserta secara bertahap, dari fondasi dasar hingga tingkat yang lebih aplikatif dan siap pakai di lingkungan kerja.
Baik BRCC Indonesia maupun LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menaruh harapan besar agar program ini dapat menjangkau lebih banyak peserta di masa mendatang. Keberhasilan tahap pertama diharapkan menjadi fondasi bagi perluasan kerja sama, sehingga semakin banyak generasi muda yang memperoleh manfaat dari keterampilan bahasa Mandarin.
BRCC Indonesia berkomitmen untuk terus menjadi jembatan pendidikan antara Indonesia dan Tiongkok, tidak hanya melalui pelatihan bahasa, tetapi juga membuka akses menuju peluang belajar dan berkarier yang lebih luas. Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa keterampilan global dapat dihadirkan hingga ke lingkungan pesantren, tempat lahirnya banyak talenta muda Indonesia.
Bagi Anda yang tertarik mempelajari bahasa Mandarin, baik untuk persiapan kerja, studi, maupun pengembangan diri, BRCC Indonesia menyediakan kursus bahasa Mandarin dari level dasar hingga mahir yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan kerja sama, silakan hubungi tim BRCC Indonesia.
Ditinjau dan diperbarui oleh Tim Konten BRCC Indonesia pada tanggal 6 Agustus 2026. Artikel ini mendokumentasikan pembukaan Pelatihan Mandarin Pra-Kerja Tahap I hasil kolaborasi BRCC Indonesia dan LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah di Pondok Pesantren KH Sholeh Darat, Kota Semarang, pada 5 Agustus 2026, mencakup tujuan program, bentuk kolaborasi, manfaat bagi peserta, serta rencana tahap selanjutnya.


