Bandar Lampung, 28 Oktober 2025 — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) resmi menggandeng BRCC Indonesia (Belt and Road Chinese Center) dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah. Kerja sama ini difokuskan untuk mempersiapkan tenaga kerja Lampung agar mampu bersaing di pasar kerja global dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri modern.
Kepala Disnaker Provinsi Lampung, Agus Nompitu, menegaskan bahwa sinergi dengan BRCC Indonesia merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pelatihan dan menekan angka pengangguran di daerah.
“Kami menyambut baik solusi yang ditawarkan BRCC Indonesia. Ini langkah strategis untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas SDM Lampung ke level internasional. Bersama BRCC, kami tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membuka jalur karier dan pendidikan tinggi bagi generasi muda Lampung,” ujar Agus Nompitu, Selasa (28/10).
Contents
Program Utama: BRCC for Campus dan BRCC for Industry
Dalam kerja sama ini, BRCC Indonesia memperkenalkan dua program unggulan, yaitu BRCC for Campus dan BRCC for Industry, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia pendidikan dan ketenagakerjaan secara berimbang.
Melalui BRCC for Campus, pelajar dan mahasiswa asal Lampung berkesempatan melanjutkan pendidikan formal ke berbagai universitas di Tiongkok, mencakup jenjang S1, S2, hingga S3. Program ini membuka peluang generasi muda untuk menempuh pendidikan internasional sekaligus memperluas wawasan lintas budaya.
Sementara BRCC for Industry berfokus pada pelatihan intensif bahasa Mandarin selama enam bulan, dilengkapi dengan jaminan penempatan kerja di perusahaan Tiongkok yang beroperasi di Indonesia maupun di luar negeri. Dengan pendekatan terarah ini, peserta tidak hanya mempelajari bahasa, tetapi juga dipersiapkan untuk beradaptasi dengan budaya kerja global.
Agus menambahkan bahwa sinergi dengan BRCC Indonesia menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah untuk menciptakan SDM unggul yang siap bersaing di tingkat global.
“Kami ingin SDM Lampung punya kesempatan yang sama untuk berkembang dan bersaing secara global. Program ini membuka ruang bagi tenaga kerja kita untuk naik kelas, baik di dunia industri maupun akademik,” pungkasnya.
Membangun Kesiapan Global bagi Generasi Muda
General Manager BRCC Indonesia, Mario A. Lasut, menjelaskan bahwa kedua program tersebut menitikberatkan pada keterampilan praktis dan kesiapan budaya bagi tenaga kerja muda Indonesia.
“Kami fokus pada hasil. Program BRCC for Industry membekali peserta dengan bahasa dan budaya kerja agar siap ditempatkan di perusahaan China yang saat ini membutuhkan banyak tenaga kerja. Sementara BRCC for Campus membuka jalan bagi anak-anak Lampung untuk menempuh pendidikan tinggi di Tiongkok,” jelas Mario.
MoU dan Pembukaan Program Pelatihan
Sebagai tindak lanjut dari audiensi tersebut, Disnaker Lampung dan BRCC Indonesia akan segera menyusun draft Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemerintah Provinsi Lampung sebagai dasar pelaksanaan kerja sama.
Setelah MoU resmi disepakati, tahap awal pendaftaran program pelatihan bahasa Mandarin dan pendidikan internasional akan dibuka bagi masyarakat Lampung. Inisiatif ini diharapkan menjadi pintu baru bagi generasi muda Lampung untuk menembus pasar kerja global dengan kemampuan dan kepercayaan diri yang lebih tinggi.
Kemitraan ini menjadi bukti nyata komitmen BRCC Indonesia dalam mendukung visi daerah untuk mencetak SDM profesional, adaptif, dan berdaya saing di era globalisasi.

