Apik, rapi, dan nyaman, itulah kesan pertama yang muncul ketika berkunjung ke Kota Xuzhou di Provinsi Jiangsu, China. Selain menjadi kota terbesar di Jiangsu bagian utara, Xuzhou berperan sebagai pusat kereta api terbesar kedua di Tiongkok. Kota ini merupakan titik pertemuan antara dua jalur kereta penting: Beijing–Shanghai dan Lanzhou–Lianyungang.

Bukan itu saja, Xuzhou juga menjadi salah satu pusat produksi hasil pertanian sekaligus zona kegiatan ekonomi penting di negeri Tirai Bambu. Maka dari itu, wajar apabila pendapatan bruto domestik (PDB) kota ini mencapai CNY 715,14 miliar atau sekitar USD 103,66 miliar berdasarkan sensus tahun 2019. Sementara itu, jumlah populasinya mencapai 8.825.600 jiwa menurut sensus pada tahun yang sama.

Xuzhou Kaya Akan Peninggalan Budaya dan Sejarah

Sejak ribuan tahun lalu, Xuzhou telah memiliki aset budaya yang sangat mendalam, khususnya ketika menjadi pusat politik dan kekuasaan pada masa Dinasti Han. Gaozu, kaisar pertama dari dinasti tersebut, lahir di kawasan ini dan mendirikan Kerajaan Chu. Maka tak heran jika hingga kini masih banyak situs sejarah yang tersimpan di kota yang dulunya bernama Pengcheng.

Salah satunya adalah Xuzhou Museum yang berada di lereng Gunung Singa. Berdiri di lahan seluas 6.000 meter persegi, museum ini menjadi lokasi pemakaman Raja Liuwu, kaisar ketiga Kerajaan Chu. Di sini terdapat sekitar 4.800 patung tentara dan kuda terakota dengan ekspresi wajah yang berbeda-beda.

Guisan Han Tomb, yang berlokasi di kaki Gunung Guisan atau barat laut Kota Xuzhou, juga memiliki nilai sejarah tinggi. Di kompleks ini terdapat makam Liu Zhu, raja keenam Dinasti Han yang berkuasa dari tahun 128–116 SM, beserta istrinya. Luas areanya mencapai sekitar 700 meter persegi dengan dekorasi yang sangat indah, baik di bagian luar maupun dalam.

Masih berkaitan dengan Dinasti Han, di lereng Gunung Yunlong terdapat galeri patung Han seluas sekitar 25.000 meter persegi. Di dalamnya tersimpan lebih dari 800 patung batu dengan berbagai tema, tersebar di tujuh ruang. Tema tersebut antara lain simbol keberuntungan, kehidupan keluarga, dongeng, dan banyak lagi.

Tak jauh dari sana, berdiri pula Kuil Xinghua, yang hingga kini masih difungsikan sebagai tempat kegiatan spiritual umat Buddha. Kuil ini terletak di daerah perbukitan dengan panorama alam yang menakjubkan—dari pepohonan rindang hingga danau dan sungai yang airnya sebening kaca.

Sedangkan di wilayah kota, dekat dengan Gunung Jiuli, ada kawasan wisata budaya bernama Xuzhou Han City seluas sekitar 40 hektare. Di sini terdapat istana kaisar, taman, gua, kuil, hingga pasar tradisional yang menawarkan pemandangan dan suasana kota kuno yang sangat molek. Udara bersih dan arsitektur khas menambah daya tariknya.

tempat wisata Yulong Lake di kota xuzhou

Yulong Lake di kota Xuzhou

Xuzhou Punya Banyak Pusat Pendidikan Tinggi

Selain kaya sejarah dan peninggalan dari zaman kekaisaran, Xuzhou juga layak disebut sebagai kota pendidikan. Terutama bagi pelajar yang ingin menempuh kuliah di perguruan tinggi, pilihannya cukup banyak dengan berbagai jurusan. Lebih dari itu, universitas-universitas di sini juga menerima mahasiswa asing, termasuk dari Indonesia.

Salah satu yang paling dikenal adalah China University of Mining and Technology, universitas berbasis riset yang sering memberikan beasiswa kepada mahasiswa internasional. Tersedia beasiswa penuh maupun sebagian untuk jenjang sarjana hingga doktoral, termasuk biaya kuliah dan tempat tinggal.

Jiangsu Normal University juga memiliki kualitas pendidikan yang sangat baik. Berdiri pertama kali di Xuzhou pada tahun 1952, universitas negeri ini menjalin kerja sama dengan institusi pendidikan dari berbagai negara. Di Indonesia, sudah ada program beasiswa, pertukaran dosen, dan kursus-kursus pendek yang melibatkan universitas ini.

Selanjutnya ada Xuzhou Institute of Technology, yang fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Komposisi staf pengajarnya sangat lengkap, terdiri dari 1.095 dosen penuh, 408 master, 157 doktor, 330 profesor madya, dan 69 profesor. Seperti kampus lainnya, institut ini juga terbuka untuk mahasiswa asing dengan jalur beasiswa.

Kemudian ada Xuzhou Medical University, yang berfokus pada bidang kedokteran, obat-obatan, dan kesehatan. Program studinya meliputi biologi, kedokteran praklinis, klinis, farmakologi, biomedis, dan lainnya. Tersedia pula beasiswa untuk mahasiswa asing dari jenjang sarjana hingga doktoral.

Peringkat dan Prestasi Pendidikan di Xuzhou

Semua perguruan tinggi tersebut memiliki peringkat yang sangat baik, baik di tingkat nasional maupun regional Asia. Selain unggul dalam bidang akademik, mereka juga memiliki prestasi di bidang non-akademis. Lebih penting lagi, banyak alumninya yang berhasil membangun karier dan bisnis secara gemilang setelah lulus.

Tak hanya itu, ada pula beberapa universitas yang terletak di kota sekitar Xuzhou, seperti Huaibei Normal University di Huabei, Suzhou University di Suzhou, dan Zaozhuang University. Semuanya juga mampu memberi dukungan penuh bagi siapa saja yang ingin menuntut ilmu di Tiongkok.

Kota Strategis untuk Masa Depan Cerah

Di bidang pendidikan, secara umum Kota Xuzhou memang memiliki banyak keunggulan. Apalagi dengan ketersediaan program beasiswa di berbagai perguruan tinggi. Hal ini sangat membantu mereka yang ingin kuliah di luar negeri namun memiliki keterbatasan dana. Jadi, jangan ragu memilih kota ini untuk menata masa depan yang lebih baik. Untuk informasi kuliah ke China, pastikan untuk berkonsultasi dengan Tutoravel dan BRCC ya.