Pepatah lama bilang,”Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China,”. Tidak salah, karena negeri Tirai Bambu tersebut memang salah satu destinasi pendidikan di dunia. Salah satu alasannya karena China menjadi kiblat negara-negara lain di bidang perdagangan, e-commerce, pendidikan, dan teknologi. Belajar bahasa Mandarin menjadi penting karena akan menjadi bahasa sehari-hari di China.

China memiliki kualitas pendidikan yang sudah dunia akui. Tidak heran jika banyak mahasiswa ingin berkuliah di sana, mulai dari jenjang sarjana sampai doktoral. Selain itu berkuliah di Tiongkok juga bisa mengasah kemampuan Mandarin, yang sekarang ini menjadi salah satu nilai tambah ketika melamar pekerjaan.

Perlukah Belajar Bahasa Mandarin ketika Kuliah di China?

Banyak universitas di China yang menjadi tujuan mahasiswa dari berbagai negara. Tidak semuanya lancar berbahasa China, bahkan ada yang tidak bisa sama sekali. Apakah itu menjadi syarat utama ketika ingin kuliah di China? Apakah harus menguasai bahasa Mandarin agar bisa mengikuti perkuliahan?

Kuliah di China memang tidak harus bisa berbahasa China. Ada beberapa universitas menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar saat perkuliahan. Namun ada beberapa universitas yang masih memberlakukan syarat tersebut. Untuk jurusan tertentu perkuliahan menggunakan bahasa Inggris, misal di bidang teknologi, sains, pariwisata, dan ilmu sosial.

Sebagai syarat untuk bisa masuk tentu ada skor minimal TOEFL yang harus terpenuhi. Beberapa universitas mensyaratkan calon mahasiswa memiliki kemampuan dasar bahasa Mandarin. Tentu seiring perkuliahan mahasiswa tersebut akan fasih menggunakan bahasa China. Sebelum berangkat tidak ada salahnya Anda belajar bahasa Mandarin.

Selain TOEFL beberapa universitas juga mensyaratkan calon mahasiswa memiiki sertifikat Hanyu Shuiping Kaoshi (HSK) atau sertifikat hasil tes berbahasa mandarin.

Walaupun tidak wajib, tidak ada salahnya belajar bahasa Mandarin, interaksi Anda tidak hanya di kampus atau saat perkuliahan saja, tetapi juga dengan lingkungan sekitar. Jadi tidak ada ruginya Anda mempelajarinya ya, apalagi jika Anda ingin mengambil kerja paruh waktu di sana.

Di Mana Tempat Belajar Bahasa Mandarin?

dimanakah tempat belajar bahasa mandarin

Ketika kita belajar di negeri orang, ada baiknya kita mempelajari terlebih dahulu bahasa dan budaya setempat. Meskipun hanya bahasa dasar yang kita kuasai, seiring perjalanan tentu bisa beradaptasi dan mampu berbahasa. Pasalnya tidak semua orang di negara tersebut menguasai bahasa internasional, yaitu bahasa Inggris. Mau tidak mau kita harus menyesuaikan diri.

Untuk mempelajari bahasa Mandarin, Anda bisa belajar secara otodidak melalui buku atau website. Namun jika Anda sudah pasti akan berkuliah di sana, sebaiknya segera mencari tempat kursus bahasa Mandarin. Tentunya tempat kursus tersebut yang terpercaya dan berkualitas. Bukan sekadar bisa berbahasa, namun tempat kursus yang bisa memberikan sertifikat HSK sebagai salah satu syarat beasiswa.

Anda bisa mempelajari bahasa Mandarin di Belt and Road Chinese Center (BRCC). Lembaga ini adalah pusat pertukaran bahasa dan budaya di China. Selain itu, membantu calon mahasiswa yang akan belajar di China, lembaga ini juga memfasilitasi para pencari kerja. Apalagi saat ini bahasa Mandarin banyak memakainya di dunia kerja bahkan menjadi syarat ketika melamar pekerjaan.

Manfaat Belajar Bahasa Mandarin

Tidak ada ruginya Anda mempelajari bahasa Mandarin. Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan, bukan hanya saat perkuliahan saja. Namun juga untuk masa depan, apalagi jika pekerjaan Anda nantinya banyak berinteraksi dengan pengusaha atau intelektual dari China. Jika Anda bekerja di bidang pariwisata, tentu akan bertemu dan berinteraksi dengan wisatawan yang berasal dari negeri Tirai Bambu ini.

Apa saja manfaat dari belajar bahasa Mandarin? Berikut ini ulasannya:

Interaksi dengan Warga Lokal

Ketika belajar di luar negeri interaksi tidak hanya terjadi di lingkungan kampus saja. Anda juga akan berkomunikasi dengan warga lokal seperti penjual makanan, pemilik laundry, penjaga apartemen, petugas perpustakaan, dan lain-lain. Tidak semua bisa berbahasa Inggris, tentu tidak mungkin Anda akan menggunakan bahasa isyarat ketika berkomunikasi.

Salah satu manfaat belajar bahasa Mandarin adalah untuk mempermudah calon mahasiswa saat berkomunikasi dengan warga lokal. Apalagi jika Anda mengambil kerja paruh waktu, tentu mengharuskan Anda untuk bisa berbahasa lokal, pastinya ada interaksi langsung dengan warga asli yang tidak mampu berbahasa Inggris.

Tambahan Portofolio

Beberapa lowongan kerja sekarang ini bukan hanya mensyaratkan kemampuan berbahasa Inggris. Akan tetapi, juga bahasa asing lain, salah satunya Mandarin. Tentunya kemampuan tersebut tidak sekadar mengerti, tetapi juga menguasai dan bisa berkomunikasi. Jika Anda mempelajarinya tentu akan menambah portofolio dan bisa menjadi nilai tambah ketika melamar pekerjaan.

Apalagi jika Anda memiliki sertifikat, tentu akan mendukung dan mempermudah ketika melamar pekerjaan. Jadi, mempelajari bahasa Mandarin sebelum berangkat ke China akan memberikan banyak manfaat di masa depan, bukan hanya selama menjadi mahasiswa di sana.

Mempelajari Budaya China

Selama berkuliah di negeri Tiongkok, tentunya Anda tidak sekadar pulang pergi asrama- kampus saja. Sebagian besar mahasiswa pasti mengeksplorasi dan menjelajah negeri tersebut. China juga terkenal sebagai negara yang kental akan budaya. Bahkan banyak negara mengadopsi budaya China, termasuk Indonesia.

Jika Anda berkesempatan kuliah ke China, tidak ada salahnya mempelajari dan mengeksplorasi budaya China. Nah, apabila Anda menguasai bahasa Mandarin tentunya akan lebih mudah untuk mempelajarinya. Mulai dari literatur atau informasi lisan yang masyarakat setempat sampaikan.