Sekarang ini mulai banyak yang mengikuti pelajaran bahasa Mandarin. Beberapa sekolah di Indonesia memasukkan sebagai pelajaran tambahan untuk para siswanya. Ada juga yang baru mempelajarinya sebagai syarat beasiswa kuliah ke China. Salah satu alasan banyak yang mempelajari bahasa tersebut adalah karena Mandarin adalah salah satu bahasa terbesar di dunia. Jumlah penuturnya tidak hanya di daratan China saja, tetapi menyebar ke penjuru dunia.

Pelajaran bahasa Mandarin tidak akan rumit, jika Anda mempelajarinya dengan tekun dan tepat. Anda bisa saja belajar secara otodidak melalui buku atau Youtube yang sekarang ini semakin mudah diakses. Ada beberapa cara mudah untuk mempelajarinya agar Anda lebih cepat memahaminya.

Pentingnya Belajar Bahasa Mandarin

China diproyeksikan memiliki GDP sebesar 18.536 miliar USD pada tahun 2024, ekonomi negara ini sebagian besar bertumpu pada sektor manufaktur, ekspor, dan investasi. Seiring dengan pertumbuhan perekonomian yang pesat, tentunya kualitas pendidikan di negara tersebut berkembang dengan sangat signifikan. Kualitas dan fasilitas pendidikan di China tergolong sangat maju, hingga banyak pelajar Indonesia yang mencari informasi tentang beasiswa kuliah di China. Jika Anda tertarik, salah satu syaratnya adalah memiliki sertifikat HSK. Mau tidak mau untuk memaksimalkan peluang berkuliah di Tiongkok, Anda harus mengikuti kursus bahasa mandarin secara intensif.

Pelajaran bahasa Mandarin tentunya menjadi penting untuk Anda yang ingin mengikuti seleksi beasiswa. Apalagi jika Anda belajar dari nol atau basic. Artinya Anda mulai mempelajarinya dari pengenalan huruf, pengucapan, dan mempelajari kosakata dasar.

Sebelum mempelajarinya Anda harus tahu, jika bahasa terbesar di dunia ini bukan sekadar agar Anda bisa bertahan di sana. Ada beberapa alasan yang menjadikan bahasa Mandarin itu penting, bahkan untuk anak-anak usia sekolah.

Melatih Kemampuan Kognitif

Karakteristik bahasa Mandarin berbeda dengan bahasa lainnya. Bahasa tersebut memiliki intonasi dan cara penulisan yang berbeda. Perbedaan inilah yang menuntut seseorang untuk memecahkan masalah, ketelitian, dan ingatan yang kuat. Pelajaran bahasa Mandarin diyakini mampu menambahkan kecerdasan berpikir, logika, dan kemampuan analitis nilai dari anak-anak sampai orang dewasa.

Menambah Pengetahuan Budaya

Bahasa China adalah modal untuk mempelajari dan memahami budaya Tionghoa yang beragam. Ketika Anda mempelajari bahasa tidak hanya terkait dengan kemampuan berbicara, membaca, dan menulis.

Akan tetapi, juga mempelajari kebudayaan, sejarah, dan adat istiadat Tionghoa. Tentu saja memperluas pandangan tentang sudut pandang lain, menambah pengetahuan lintas budaya, meningkatkan toleransi, dan saling menghargai terhadap perbedaan.

Kemampuan Berpikir Kritis

Belajar bahasa Mandarin tidak hanya menuntut untuk berbicara, tetapi juga membutuhkan kemampuan logika dan analitis. Secara tidak langsung ini akan membentuk logika berpikir seseorang menjadi lebih kritis. Belajar bahasa ini akan melatih seseorang untuk mengaitkan informasi, mengidentifikasi pola, dan menarik kesimpulan secara logis.

Kesempatan untuk Bisa Studi dan Beasiswa

Belajar bahasa Mandarin tentu membuka peluang untuk bisa bersekolah di China. Banyak kampus di China yang menawarkan program beasiswa. Untuk mengambil peluang tersebut, Anda harus bisa berbahasa Mandarin.

Belt and Road Chinese Center (BRCC) adalah pusat pertukaran bahasa dan budaya China. Bukan hanya mempelajari bahasa Mandarin, Anda juga akan mendapatkan pengetahuan tambahan terkait budaya masyarakat China. Sehingga tidak terjadi gegar budaya setibanya di sana. Pasalnya ketika bersekolah di sana, Anda tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga berinteraksi dengan masyarakat lokal.

Selain itu, juga ada tawaran beasiswa untuk Anda yang memenuhi syarat. Bukan sekadar memiliki skor TOEFL dan HSK yang tinggi, Anda juga harus mengikuti seleksi masuk beasiswa. Pihak lembaga akan memfasilitasi calon penerima beasiswa untuk menghadapi ujian masuk. Sebagai informasi materi ujian antara lain tes kemampuan akademik, wawancara, dan tes berbasis keterampilan.

Cara Mudah Belajar Bahasa Mandarin

Pelajaran bahasa Mandarin tidaklah sulit asal Anda belajar dengan telaten dan menemukan mentor yang tepat. Ada beberapa cara untuk memahami bahasa Mandarin:

Mengetahui PinYin

Langkah awal bagi pemula adalah mengenal PinYin atau penulisan romawi dalam bahasa Mandarin. Penutur menggunakan PinYin untuk mengucapkan bunyi-bunyi dari aksara China. Anda harus sering-sering berlatih melafalkan huruf-huruf tersebut sesering mungkin. Pasalnya huruf-huruf tersebut tidak ada dan tidak bisa diterjemahkan ke bahasa Indonesia.

Mempelajari Intonasinya

Pelajaran bahasa Mandarin berikutnya adalah mempelajari intonasi. Berbeda dengan bahasa lainnya, salah satu keunikan bahasa Tiongkok adalah nada. Apabila Anda salah mengucapkan, maka artinya bisa berbeda. Kata yang sama, apabila cara pengucapannya berbeda maka bisa menimbulkan arti beda.

Mempelajari Karakter Hanzi

Ini penting ketika Anda belajar bahasa Mandarin. Sistem penulisan bahasa China ini bisa Anda pelajari secara bertahap. Anda bisa memulainya dari kosa kata sehari-hari yang paling banyak digunakan. Selanjutnya secara pelan-pelan mulai mempelajari penulisan Hanzi yang lebih rumit dan kompleks.

Mempelajari Struktur Kalimatnya Juga

Berikutnya Anda harus mempelajari struktur kalimat dalam bahasa China. Tidak berbeda dengan Indonesia, ada subjek, predikat, objek, dan keterangan. Anda bisa mempelajarinya setelah menguasai kosakata dasar bahasa China.

Mengenal Angka

Selanjutnya Anda juga wajib belajar tentang angka. Ini penting karena saat berinteraksi dengan masyarakat, Anda akan akrab dengan angka. Jangan sampai tidak hapal dengan angka, jika Anda sudah menghafal 1-10, maka berikutnya relatif lebih gampang.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by BRCC Indonesia (@brcc.indo)

Berlatih Secara Intensif

Berikutnya agar pelajaran bahasa Mandarin semakin efektif, Anda harus belajar secara intensif. Bukan hanya di kelas kursus saja, tetapi juga di luar kelas. Caranya dengan sering berlatih menulis huruf mandarin. Tidak hanya itu, Anda juga bisa rutin mendengar lagu berbahasa Mandarin. Untuk melatih kepercayaan diri, Anda bisa berlatih berbicara dengan mentor native Mandarin atau penutur asli lainnya.