Jepara – Kudus, 15 April 2025 – Setelah sukses menyelenggarakan Education and Job Fair 2025 di Semarang, Belt and Road Chinese Center (BRCC) melanjutkan rangkaian kegiatannya dengan mengunjungi sejumlah pondok pesantren dan lembaga pendidikan formal di Jepara dan Kudus, Jawa Tengah.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen BRCC untuk memperluas akses pendidikan internasional yang inklusif dan merata, termasuk bagi kalangan pesantren yang selama ini belum banyak terlibat dalam program pertukaran dan kolaborasi global.

Penandatanganan MoU dan Unveiling di Jepara dan Kudus

Di Balekambang, Jepara, BRCC melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan pondok pesantren dan sekolah menengah kejuruan setempat. Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat kerja sama pendidikan, membuka akses informasi, serta menciptakan jalur yang lebih mudah bagi pelajar pesantren yang ingin melanjutkan studi ke Tiongkok.

Adapun daftar kerja sama yang dilakukan meliputi:

MoU:

  • Heilongjiang University dengan SMK Roudlotul Mubtadiin Balekambang Jepara

  • Heilongjiang University dengan SMK NU Ma’arif Kudus

Unveiling Kerja Sama:

  • Kunming Medical University dengan Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin Balekambang Jepara

  • Kunming Medical University dengan Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Kudus

Dialog dan Diskusi Bersama Pesantren

Selain penandatanganan MoU dan unveiling, BRCC juga menggelar sesi diskusi interaktif dengan para santri dan tenaga pendidik. Sesi ini membahas sistem pendidikan tinggi di Tiongkok, peluang beasiswa, dan bagaimana pelajar dari pesantren bisa mendapatkan pendidikan internasional tanpa kehilangan nilai-nilai lokal serta identitas keagamaan mereka.

Kolaborasi dengan SMK dan Pesantren di Kudus

BRCC kunjungan ke SMK Ma’arif NU Kudus

BRCC juga mengunjungi SMK Ma’arif NU Kudus untuk berbagi pengalaman tentang pengelolaan pendidikan dan pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri global. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pendidikan vokasional yang siap menjawab tantangan pasar kerja internasional.

Kegiatan hari itu ditutup dengan kunjungan ke Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus, tempat BRCC berdialog langsung dengan pimpinan pesantren mengenai sistem pendidikan dan potensi kerja sama jangka panjang. Dalam kesempatan ini, BRCC menyerahkan plakat kemitraan sebagai simbol resmi kolaborasi antara Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an dan Kunming Medical University, universitas terkemuka di Tiongkok dalam bidang kedokteran.

“BRCC percaya bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi unggul yang mampu bersaing secara global, tanpa kehilangan jati diri. Kami hadir untuk mendukung itu melalui pendidikan lintas negara yang inklusif,” ujar perwakilan BRCC.

kunjungan ke Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus

Komitmen BRCC untuk Pendidikan Pesantren Bertaraf Internasional

Melalui berbagai kunjungan dan kerja sama ini, BRCC memperkuat perannya sebagai penghubung strategis antara dunia pendidikan Indonesia dan Tiongkok. Komitmen ini diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda pesantren yang memiliki wawasan global, kompetensi unggul, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang berakar kuat pada tradisi namun berpikiran terbuka terhadap dunia.